GEMPA BUMI BERKEKUATAN 5,8 SKALA RICHTER MENYERANG KOREA
Posted by Indra B on 12th September 2016
| 513 views

Garutorg – Gempa bumi yang cukup besar terjadi di sebagian besar wilayah korea selatan pada pukul 20:32 waktu setempat . Pusat gempa diperkirakan terjadi di dekat wilayah Naenam – myeon 8 kilometer selatan kota bersejarah Gyeongju. Kemudian disusul dengan gempa susulan kedua yang terjadi pada pukul 20:44 waktu setempat dan berada di 9 kilometer sebelah selatan dari Gyeongju.

Korea Meteorological Administration official menjelaskan bahwa gempa bumi yang cukup kuat ini hampir dirasakan diseluruh penjuru negara ginseng tersebut,  total gempa susulan tersebut mencapai perkiraan 68 kali getaran. Kebanyakan orang di wilayah dekat pusat gempa merasa rumah dan bangunan bergoyang cukup kencang dan penduduk yang tinggal di apartement tinggi pun merasakan hal yang serupa. Belum ada laporan berapa nyawa yang hilang akibat gempa ini, namun beberapa kerusakan seperti retaknya dinding atau tembok dan kaca kaca yang pecah memang terjadi di beberapa wilayah. Pada saat ini pemerintah masih bekerja keras untuk mengumpulkan data data mengenai laporan kerusakan baik yang bersifat ringan maupun berat.

Gempa ini juga mengakibatkan beberapa penundaan jadwal kereta api peluru KTX di beberapa stasiun negara tersebut.  Sedangkan untuk di bandara sendiri tidak terlalu merusak fasilitas bandara dan tidak mengakibatkan penundaan jadwal penerbangan.

Tak lama setelah gempa, Presiden Park Geun-hye mengatakan pemerintah akan melakukan semua yang bisa untuk mengukur rincian kerusakan yang disebabkan oleh guncangan gempa tersebut.

Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn diperintahkan untuk melakukan upaya penuh untuk memberikan dukungan kepada mereka yang menderita kerusakan baik secara fisik maupun materi. Perdana menteri juga telah memerintahkan semua kementerian terkait untuk mempertahankan operasi darurat untuk mempersiapkan gempa susulan yang mungkin terjadi.

Pemerintah dan Saenuri Partai yang berkuasa juga berencana untuk mengadakan pertemuan darurat pada Selasa untuk membahas tindakan yang dapat dilakukan untuk melindungi negara dari serangan gempa tersebut.